Anglo American kembali memangkas nilai De Beers Group untuk tahun kedua berturut-turut, kali ini dengan penurunan sebesar $2,9 miliar. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kondisi ekonomi global yang menantang dan persaingan ketat dalam industri berlian. Termasuk meningkatnya popularitas berlian buatan laboratorium.
Anglo Siap Lepas De Beers
CEO Anglo, Duncan Wanblad, mengonfirmasi bahwa perusahaan tengah menyiapkan langkah untuk memisahkan De Beers. Proses ini mencakup strategi memperkuat arus kas jangka pendek sekaligus menyiapkan De Beers untuk kesuksesan jangka panjang.
“Mengingat kondisi pasar berlian saat ini, kami telah menurunkan nilai De Beers sebesar $2,9 miliar,” ujar Wanblad pada hari Kamis.
Mei lalu, Anglo mengumumkan rencana menjual De Beers sebagai bagian dari strategi besar untuk berfokus pada energi hijau. CEO De Beers, Al Cook, juga menyatakan bahwa rencana ini sebenarnya telah dipertimbangkan sejak 18 bulan sebelumnya. Sebelum akhirnya diumumkan secara resmi.
Dua opsi yang tengah dipertimbangkan untuk melepaskan De Beers adalah demerger (pemisahan perusahaan) atau divestasi (penjualan aset). Proses ini diperkirakan akan memakan waktu 12 hingga 18 bulan, atau bahkan lebih lama.

Penurunan Pendapatan Akibat Lesunya Pasar
Keputusan ini diambil di tengah penurunan pendapatan De Beers yang merosot 23 persen dari tahun lalu. Menjadi $3,29 miliar pada 2024 (dibandingkan $4,28 miliar di 2023). Penjualan berlian kasar mengalami pukulan paling besar dengan penurunan 25 persen, hanya mencapai $2,7 miliar dibandingkan $3,6 miliar pada 2023.
Total volume penjualan berlian kasar juga anjlok 28 persen, dari 24,7 juta karat pada 2023 menjadi 17,9 juta karat tahun ini.
Faktor utama yang berkontribusi pada penurunan ini adalah melemahnya permintaan di Tiongkok. Yang sebelumnya merupakan pasar berlian terbesar kedua di dunia. Selain itu, persaingan dengan berlian buatan laboratorium semakin ketat dan mulai menggerus dominasi berlian alami.
Perubahan Tren Pasar: Berlian Laboratorium vs Berlian Alami
Menurut De Beers, permintaan global untuk perhiasan berlian mengalami penurunan 3-4 persen sepanjang 2024. Di Amerika Serikat pasar terbesar untuk perhiasan berlian permintaan juga turun 2 persen.
Namun, ada satu catatan menarik: harga berlian buatan laboratorium mulai jatuh, menyebabkan margin keuntungan pengecer ikut menyusut. Hal ini memicu pergeseran tren, di mana pengecer kini kembali mulai mengarahkan perhatian mereka ke berlian alami.
De Beers optimistis bahwa meskipun berlian buatan laboratorium masih berdampak pada permintaan berlian alami, tren harga yang terus menurun dan persaingan ketat di industri berlian buatan laboratorium akan membuat perhiasan berlian alami tetap relevan di pasar global.
Leave a reply