Eleanor H. Yeh, lulusan Desain Perhiasan GIA London tahun 2024. Baru-baru ini dinobatkan sebagai penerima penghargaan Gianmaria Buccellati Foundation Award for Excellence in Jewelry Design yang kedelapan. Penghargaan bergengsi ini diberikan atas karyanya yang memukau, menggabungkan detail emas, mutiara, dan batu permata. Dalam desain yang terinspirasi oleh keindahan Renaissance.
Diumumkan di GIA Alumni Collective Celebration di Tucson, Arizona pada 7 Februari. Penghargaan ini adalah hasil kolaborasi antara Gemological Institute of America (GIA) dan Gianmaria Buccellati Foundation. Didirikan pada tahun 2018, penghargaan ini bertujuan untuk mengakui para mahasiswa berbakat dalam dunia desain perhiasan dari seluruh dunia.
Gianmaria Buccellati Foundation didirikan untuk menghormati warisan seni dan budaya dari Gianmaria dan ayahnya, Mario. Pendiri merek perhiasan Italia yang terkenal. Dalam pengumuman penghargaan, Susan Jacques, Presiden dan CEO GIA, mengungkapkan. “Desain tangan yang indah ini mengingatkan kita akan hubungan pribadi yang ditimbulkan oleh permata dan perhiasan itulah yang membuat kompetisi desain ini begitu istimewa!”
Sebelum penghargaan diumumkan, para finalis, termasuk Yeh, mempresentasikan desain mereka yang dibuat dengan tangan di Museum Alfie Norville di Tucson. Yeh mengungkapkan bahwa desainnya terinspirasi oleh motif bunga megah dari Basilika Santa Croce di Florence, Italia, yang mencerminkan kemegahan seni Renaisans. “Saya merasa sangat terhormat menerima penghargaan ini dan berterima kasih kepada GIA serta Gianmaria Buccellati Foundation atas dukungan mereka terhadap desain dan keahlian kami,” kata Eleanor H. dengan penuh rasa syukur.
Larry French, Kepala Strategi Amerika Utara Gianmaria Buccellati Foundation, memberikan ucapan selamat kepada Yeh dan para finalis lainnya. “Karya mereka benar-benar memperkaya kompetisi ini,” ujarnya, juga menyampaikan penghargaan kepada para pengajar yang telah membimbing para siswa desain di GIA.
Menurut French, Gianmaria Buccellati selalu percaya bahwa desain perhiasan adalah seni yang membutuhkan latihan dan pembelajaran terus-menerus. Melalui penghargaan ini, yayasan berkolaborasi dengan GIA untuk mendorong para desainer muda agar terus mengembangkan karier mereka di industri ini.
Pendaftaran untuk kompetisi desain perhiasan tahun 2025 telah dibuka bagi mahasiswa desain perhiasan GIA yang memenuhi syarat. Kursus ini tersedia di berbagai kampus GIA di seluruh dunia, termasuk di Bangkok, Carlsbad, Hong Kong, London, New York, serta beberapa kota besar lainnya seperti Mumbai, Taipei, Shanghai, dan Shenzhen.
Program desain perhiasan GIA ini memberikan kesempatan bagi para siswa untuk mengasah keterampilan mereka dalam menggambar desain, menciptakan bayangan, serta menguasai teori desain dengan berbagai media. Setelah menyelesaikan program, siswa akan memiliki portofolio yang terdiri dari karya tangan dan salinan digital mereka.
Dengan semakin banyaknya program yang ditawarkan oleh GIA, termasuk kursus lanjutan dalam Desain dan Teknologi Perhiasan, CAD/CAM untuk Perhiasan, dan Program Pascasarjana Perhiasan, dunia desain perhiasan semakin menjanjikan untuk masa depan yang cerah bagi generasi desainer muda yang berbakat.
Berlian adalah simbol keindahan dan kemewahan. Tapi, apakah semua yang kita dengar tentang berlian itu…
Temukan tips dan trik memilih berlian yang tepat untuk investasi yang cerdas. Pelajari tentang 4C…
De Beers bersama pemerintah Botswana baru saja meresmikan kesepakatan baru
Fink's Jewelers Baru saja meraih Penghargaan Emmy Regional
Berlian Diavik Turun Drastis 17% di tahun 2024
Anglo Pangkas Nilai De Beers Hingga $2,9 Miliar di Industri Berlian